Showing posts with label Lutheran. Show all posts
Showing posts with label Lutheran. Show all posts

Monday, March 19, 2012

GKPPD DAN GEREJA LUTHERAN



A. Ajaran
Gereja-gereja Lutheran adalah gereja-gereja yang berasaskan ajaran Martin Luther, tokoh Reformasi gereja pada abad ke-16 yang mengkritik ajaran dan praktik Gereja pada waktu itu. Ajaran khas Martin Luther yang seringkali juga diakui sebagai ciri khas ajaran Reformasi disimpulkan dalam tiga sola, yaitu sola fide, sola gratia, dan sola scriptura, yang berarti "hanya iman", "hanya anugerah", dan "hanya Kitab Suci". Maksudnya, Luther menyatakan bahwa keselamatan manusia hanya diperoleh karena imannya kepada karya anugerah Allah yang dikerjakannya melalui Yesus Kristus, sebagaimana yang disaksikan oleh Kitab Suci. (Efesus 2:8-9: "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.").

Wednesday, March 7, 2012

RAPAT PENDETA GKPPD: PENDETA DALAM ERA DIGITAL


Bishop GKPPD
JAKARTA - Pdt. E. J. Solin S.Th, Bishop Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD), Kamis (23/2/2012) pada Rapat Pendeta di Graha Bethel Jakarta, minta pendeta harus sesuaikan diri pada era digital supaya tidak ketinggalan jaman.

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang canggih harus berpacu tingkatkan pelayanan di tengah jemat.

Rapat Pendeta Gereja Protestan Pakpak Dairi dengan Tema "Diutus Untuk Berbuah" (Yoh.15:16); Sub Tema Pendeta GKPPD Memenuhi Standar Pelayanan Menghadapi Globalisasi, Modernisasi dan Perubahan berlangsung 22-26 Februari 2012 dibuka Dr. Saur Hasugian Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.

SEJARAH SINGKAT & PERKEMBANGAN GKPPD


7 September 1905
Pdt. Samuel Panggabean datang ke Bandar Kuta Usang.

10 September 1905
Kebaktian Minggu pertama di rumah Raja Sibayak Pakisor, Kuta Usang.

Tahun 1906
Berdiri Pos Mission di Sidikalang. Julius Hutabarat dan Musa Sibaranai (kedua-duanya adalah pedagang) datang ke Salak, tapi sekaligus juga mengabarkan Injil. Mereka diterima oleh Raja Mandalkop Boang Manalu dan Raja Delleng Banurea.

Tahun 1907
Kebaktian Minggu pertama di Balai Desa Gugung, Salak yang dilayani oleh Guru Samuel Hutahaean.

25 Desember 1909
Kebaktian Minggu pertama di Sidikalang. Raja Kummul dan Raja Asah Ujung dibaptis.